Fokus Jambi | Media Online Masyarakat Jambi

Headline

Fokus Jambi

Nasional

Hukum

Berita Terbaru

Thursday, 4 June 2020

Kegiatan Latihan Pra Operasi Bina Karuna Siginjai 2020, Digelar Oleh Polda Jambi

FOKUSJAMBI.COM, JAMBI
- Kepolisian Daerah Polda Jambi, Hari ini Kamis (04/06/2020) menggelar Kegiatan Latihan Pra Operasi Bina Karuna Siginjai 2020 Polda Jambi, yang dilaksanakan bertempat Diruang Aula Lantai IV Gedung Utama Mapolda Jambi.

Terlihat Bertindak sebagai pemimpin Kegiatan Acara ini adalah Karo Ops Polda Jambi Kombes Pol Imam Setiawan, S.I.K, dengan Menerapkan Standart Operasional Prosedur (SOP) dan Protokol yang telah diatur dan diterapkan Oleh Pihak Pemerintah.

Kegiatan Latihan Pra Operasi Bina Karuna Siginjai 2020 Polda Jambi ini juga turut dihadiri oleh Para Personel yg terlibat dalam kegiatan Operasi Bina Karuna 2020, dengan dihadiri juga oleh Para Instruktur dari BPBD, Dinas Kehutanan dan panitia pelaksana dari Biro Ops Polda Jambi.

Ketika Dikonfirmasi Kapolda Jambi Irjen Pol Drs Firman Shantyabudi.M.Si, melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Kuswahyudi Tresnadi, turut membenarkan bahwa hari ini telah dilaksanakan Latihan Pra Operasi Bina Karuna Siginjai 2020 Polda Jambi, dimana dilaksanakan bertempat Di Ruang Aula Lantai IV Gedung Utama Mapolda Jambi, Ucap Kombes Pol Kuswahyudi.

Operasi Bina Karuna Siginjai 2020 Polda Jambi ini digelar, adalah bertujuan dalam rangka pencegahan bahaya Karhutla di Provinsi Jambi, kami berharap di Provinsi Jambi ini tidak terjadi karhutla seperti Tahun-tahun sebelumnya, Jelas Kabid Humas Kombes Pol Kuswahyudi.

Acara Latihan Pra Operasi Bina Karuna Siginjai 2020 Polda Jambi berjalan dengan Aman, Nyaman, Tertib dan Lancar, Tutup Kombes Pol Kuswahyudi Tresnadi(Man)

Luar Biasa!! Kembali Polri Berhasil Ungkap Sebanyak 402.380 Kg Narkotika Jenis Sabu Jaringan Timur Tengah Di Wilayah Hukum Polda Jabar

FOKUSJAMBI.COM, SUKABUMI
- Kepolisian Republik Indonesia (POLRI) melalui Tim Satuan Tugas (Satgas) Merah Putih kembali melakukan penungkapan jaringan bandar Narkoba di wilayah Pelabuhan Ratu, Sukabumi Jawa Barat pada Hari Rabu (03/06/2020) Sekira   Pukul 18.30 Wib.

Jaringan bandar Narkoba dengan modus ship to ship di Samudera Hindia  asal Iran ini ditangkap setelah tim pimpinan Kombes Pol Heri Heryawan dan Dirresnarkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol  Heri Kurniawan mendapatkan informasi dari masyarakat.

Ada 6 orang yang ditangkap, warga Sukabumi dan Tasikmalaya,” kata Kbp. Heri Heriawan. Ke-6 pelaku tersebut masing-masing berinisial BK (45), I (33), S (36), NH (40). R (41), warga Tasikmalaya dan YFC (31). “Total penyitaan barang bukti adalah 402 kilogram narkoba jenis sabu,  jelas Kombes Pol  Heri Kurniawan.

Penangkapan diawali dengan penelusuran tim terhadap jenis kapal yang mengangkut Narkoba tersebut, dan setelah dipastikan tiba, tim melakukan penangkapan terhadap 2 orang kru kapal di Pelabuhan Ratu dengan barang bukti awal 2 kilogram sabu. Selanjutnya tim melakukan pengembangan dan berhasil melakukan penangkapan terhadap 4 orang lainnya di Sukaraja, Sukabumi dengan tambahan penyitaan barang bukti sebanyak 400 kilogram sabu dalam 339 bungkus plastik bening yang telah di-wrapping rapi. 

Kini para tersangka harus memper tanggungjawabkan perbuatannya dengan persangkaan Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 112 ayat (2) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana 20 Tahun penjara(Red)

Kapolresta Jambi Cek 10Ton Beras Bantuan Dari Mabes Polri Untuk Masyarakat Kota Jambi Yang Terdampak Oleh Covid -19

FOKUSJAMBI.COM, JAMBI
- Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Jambi bersama Pihak Bulog Jambi pada Hari ini Kamis (04/06/2020) melaksanakan Kegiatan pengecekan bantuan Sembako berupa beras sebanyak 10 ton untuk Masyarakat Warga Kota Jambi yang belum menerima bantuan dari Pemerintah, yang terdampak oleh wabah  Pandemic Virus Corona (Covid-19).

Ketika Dikonfirmasi Kapolresta Jambi Polda Jambi Kombes Pol Dover Christian.S.I.K.,M.H, mengatakan Dalam upaya penangulangan dampak Covid-19, pada hari ini kami dari Kepolisian Resor Kota (Polresta) Jambi akan  mendistribusikan bantuan bahan Pokok berupa Sembako  sebanyak 10 Ton beras dari Mabes Polri yang nantinya akan diberikan untuk masyarakat Warga Kota Jambi yang terdampak oleh Wabah Pandemic  Covid-19, Yang belum mendapatkan bantuan dari Pemerintah, Ucapnya.

Selain itu Kapolresta Jambi Kombes Pol Dover Christian.S.I.K.,M.H, juga turut mengatakan,  pendistribusian bantuan ini, langsung saya Cek Penitipan Beras tersebut Ke Gudang Bulog, kemudian dilaksanakan Acara penyerahan dari Pihak Bulog kepada kami Polresta Jambi, dan setelah itu langsung Saya Serahkan ke pada Bhabinkamtibmas, yang nantinya akan diserahkan Kepada Warga Masyarakat Kota Jambi yang berhak untuk menerima nya, Jelas Kapolresta Kombes Pol Dover Christian.

Kegiatan ini adalah merupakan bhakti sosial serta Kepedulian dari kami Polri untuk masyarakat yang terdampak oleh Covid-19,yang tengah terjadi saat ini.

Bantuan beras ini dari Polri untuk diserahkan kepada masyarakat. Untuk itu saya harapkan kepada para  Bhabinkamtibmas agar dapat menyalurkan bantuan ini.

Untuk itu, kepada para Bhabinkamtibmas agar dapat menyalurkannya tepat sasaran terutama kepada masyarakat yang terdampak langsung oleh  Covid-19, tegas Kombes Pol Dover.

Dalam kesempatan ini juga, Saya selaku  Kapolresta Jambi  kembali menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk dapat selalu mengindahkan sekaligus mengikuti aturan dan himbauan dari Pemerintah, Sesuai dengan Protokol dan Standart Operasional Prosedur(SOP) yang telah diterapkan, dengan Physical distancing, pakai Masker dan Cukup di rumah saja.

Sayangi diri kita, sayangi keluarga dan juga  orang-orang yang berada di sekitar kita, dengan  patuhi Protokol kesehatan untuk mengantisipasi dan Memutus penyebaran daripada Wabah  Pandemic Covid-19 ini,  Tutup Kapolresta Jambi Kombes Pol Dover Christian(Man)

Ungkap 6,9 Ton Narkotika Dalam 6 Bulan, Kapolri: Kami Komitmen Berantas Narkoba

FOKUSJAMBI.COM, JAKARTA
- Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis menegaskan bahwa Korps Bhayangkara berkomitmen untuk memberantas narkoba sekaligus memeranginya. 

Keseriusan Polri untuk memberangus barang haram perusak anak bangsa itu ditunjukkan dalam data pengungkapan tindak kejahatan extraordinary ini dalam kurun waktu Januari-Juni 2020. 

Selama enam bulan, total  6,9 ton Narkotika yang digagalkan. Itu artinya sudah 27 juta masyarakat yang berhasil diselamatkan Polri dari bahaya narkoba,” kata Idham dalam keteranganya Hari ini Kamis (04/06/2020). 

Jenderal bintang empat ini mengungkapkan jajaranya dalam kurun waktu dua minggu berturut-turut telah berhasil mengungkap penyelundupan sabu dari jaringan Narkoba international yakni 821 kg di Serang, Banten pada Sabtu (23/5) dan hari ini Kamis (4/6) 402 kg. Jika ditotal kurang lebih seberat 1,2 ton. 

“Kalau tidak dicegah, berapa banyak generasi muda kita yang akan kena dampak Narkoba,” ungkap Idham.  

Mantan Kabareskrim Polri itu menegaskan, Polri tak akan pernah mengendurkan langkah-langkah pencegahan dalam rangka memberantas dan memerangi narkoba. Bahkan, dia mengaku telah memerintahkan kepada jajaranya agar tidak segan melakukan tindakan tegas terukur atau tembak mati kepada para bandar Narkoba jika melawan petugas. 

Polri terus berkomitmen untuk memberantas narkoba dan tidak segan-segan melakukan tindakan tegas dan terukur terhadap bandar-bandar Narkoba,” pungkas Idham. 

Disisi lain, mantan Kapolda Metro Jaya ini mengapresiasi kinerja tim Satgasus Bareskrim Polri yang telah melakukan beberapa pengungkapan Narkoba dengan jumlah besar. 

“Saya apresiasi atas kerja tim yang mampu mengungkap ini, saya tekankan, jangan segan untuk beri tindakan tegas kepada para bandar,” tandasnya. 

Dalam kurun waktu Januari hingga Juni 2020, Kepolisian Negara Republik Indonesia selain berhasil menggagalkan 6,9 ton narkoba yang terdiri dari 3,52 ton sabu, 3,35 ton ganja, 55,26 tembakau gorila dan 
552.427 butir pil XTC, juga telah mengungkap 19.468 kasus tindak pidana dengan total tersangka sebanyak 25.526 orang. 

Sesuai perintah Presiden, untuk mewujudkan Indonesia Negeri bebas Markoba,tutupnya
(Red/Man)

Kenal Lebih Dekat Dengan Kapolda Jambi Irjen Pol Drs Firman Shatyabudi.M.Si

FOKUSJAMBI.COM, JAMBI
– Sosok Kapolda Jambi Irjen Pol Drs  Firman Shatyabudi.Msi. , adalah seseorang yang kalem (santai), tegas, lugas, intelektual dan sedikit lucu.

Diketahui Irjen Pol Firman Shantyabudi, saat ini tengah menjabat sebagai Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jambi. Melalui surat telegram Kapolri, Nomor: ST/385/II/KEP/2020, tertanggal (3/2/2020) lalu, Kapolda Jambi saat itu, Irjen Pol Muchlis, melalui surat telegram Kapolri, maka Irjen Pol Muchlis yang dari 2018-2020 menjabat, digantikan oleh Irjen Pol Firman Shantyabudi.

Irjen Pol Firman Shantyabudi, yang lahir pada Rabu (17/10/1965), merupakan anak dari mantan Wakil Presiden, Try Sutrisno suami dari Tuti Sutiawati di era Presiden kedua Republik Indonesia (RI) Soeharto. Try Sutrisno adalah Wakil Presiden Indonesia ke-6 periode 1993-1998. Sebelum diangkat sebagai Wakil Presiden Indonesia, Try menjabat sebagai Panglima Angkatan Bersenjata Republik Indonesia.

Try Sutrisno dan Tuti Stiawari (seorang guru kelahiran Bandung) dikaruniai 7 orang anak yaitu, Drg. Nora Tristyana, Taufik Dwi Cahyono, Firman Santyabudi (Kapolda Jambi), Nori Chandrawati, Isfan Fajar Satrio, Kunto Arief Wibowo, dan Natalia Indrasari. Salah satu menantunya adalah Ryamizard Ryacudu, menteri pertahanan di era Presiden Joko widodo 2014-2019 dan menikah dengan Nora Tristyana.

Pada saat upacara welcome and Farewell parade (Tradisi pelepasan Kapolda Jambi) yang diselenggarakan di Mapolda Jambi, Rabu (12/2/2020) lalu, waktu itu Irjen Pol Firman baru pertama kali masuk ke Provinsi Jambi dan langsung menjabat sebagai Kapolda Jambi.  

Terlihat ia begitu santainya, waktu melepas Kapolda Jambi Irjen Pol Drs Muchlis. Namun, juga terlihat di bola mata Irjen Pol Firman me-merah dan berkaca-kaca saat para personil Polda Jambi melepas Irjen Pol Drs Muchlis. 

Usai acara itu, para awak media langsung menanyakan perihal kebakaran hutan yang terus melanda di Provinsi Jambi dan soal dana Desa. Dalam kesempatan itu, Irjen Pol Firman, dengan lugas dan tegas, katanya, para pembakar hutan yang ada di Provinsi Jambi, baik itu orang atau Koorporasi, semuanya akan ditindak tegas.

“Semua para pembakar hutan baik itu orang atau koorporasi semuanya ditindak tegas, karena semuanya sama di mata hukum,” ujarnya, (12/2/2020) lalu, di Mapolda Jambi.

Kemudian 5 hari sesudah ia menjabat sebagai Kapolda Jambi, Firman langsung diberi kesempatan untuk memimpin apel pagi di Korem 042 Garuda Putih, pada Senin (17/2/2020).

Sesudah memimpin apel, dari sisi yang lucunya sedikit, Irjen Pol Firman ditanyai awak media, perihal peredaran narkotika. Berdasarkan Nasional Rest Assement di Jakarta, Provinsi Jambi di angka ke 4 dari 34 Provinsi yang ada di Indonesia dalam peredaran Narkotika.

"Yang terpenting kita bisa mengupayakan upaya pencegahan. Diharapkan bagi masyarakat dan yang lain-lain dengan kecepatan informasikan kepada kami, saya pak Danrem, pak Dandim, dan pak Kapolres dan Babinkantibmas, kita semua siap untuk mengantisipasi Narkotila ini," ucapnya usai memimpin apel, Senin (17/2/2020) lalu.

Setelah mewawancarai, saat tengah mengobrol santai, dari sisinya lucunya sedikit, Irjen Pol Firman, mengucapkan, kenapa narkoba itu mahal? Karena narkoba itu ilegal dan banyak yang mencari.

"Jika narkoba legal, maka dia akan murah. Jika dia ilegal dan tidak ada yang mencarinya, maka dengan sendirinya akan murah juga. Kalau dia sudah murah maka tak ada lagi harga dari narkoba itu," ucapnya yang membingungkan.

Ternyata, setelah Irjen Pol Firman mengucapkan itu, melalui Direktorat Reserse Narkoba (Ditres Narkoba) Polda Jambi, yang dipimpin Kombes Pol Eka Wahyudianta, pada Selasa (3/3/2020), Ditres Narkoba bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jambi dan POM TNI, langsung turun ke Kampung Narkoba di Pulau Pandan, Kota Jambi. Di sana tim gabungan langsung menyesar ke rumah yang diduga sebagai bandar narkotika jenis Sabu. Di sana tim tidak mendapatkan para tersangka, namun, tim langsung membakar bedeng 3 pintu yang diduga sering dijadikan transaksi narkotika.

Kemudian, pada Sabtu (11/4/2020) lalu, Ditres Narkoba Polda Jambi, berhasil membongkar jaringan narkoba antar negara serta mengamankan pelaku dan 42 Kg narkotika jenis sabu yang disimpan di dalam mobil Hilux di perumahan Citra Raya City dan siap diedarkan di Jambi.

Bersamaan dengan itu, Polresta Jambi, melalui Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba), yang dipimpin AKP George Alexander Pakke, juga berhasil membongkar peredaran narkotika antar Provinsi, jenis ganja dengan berat 25,8 Kilogram.

Dari peristiwa tersebut, mengerti, bahwasannya , Kapolda Jambi, Irjen Pol Firman, saat tengah ngobrol santai membahas narkotika,  ternyata ia melontarkan kelakarnya (Candaannya). Namun, tetap Jenderal Bintang Dua ini menunjukkan kinerjanya dengan bukti yang serius.

Masih dengan lucunya yang sedikit, di tengah wabah corona di Jambi, Kapolda Jambi, langsung memantau harga sembako yang ada di pasar angso duo Jambi pada Kamis (2/4/2020). Saat tengah mengecek satu persatu dagangan, kapolda jambi, diajak berfoto. Saat itu dia tengah memakai masker. Sesudah berfoto, ia mengatakan, "Sekarang ini kan pakai masker, jika kalian melihat mata saya saat difoto sipit, berarti saat itu saya tersenyum," kelakarnya dan membuat para pedagang tersenyum lebar.

Lanjut, Polda Jambi pun terus menunjukan kinerjanya, melalui, Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) dan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus). 

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jambi, Kombes Pol Yuda, pada Kamis (5/3/2020) lalu, berhasil mengamankan dua pelaku penipuan dalam bentuk simpanan tanpa izin usaha, investasi fiktif (bodong) dari tahun 2017 sampai dengan Januari tahun 2020, dan telah meraup keuntungan miliayaran rupiah dari investasi tersebut.

Sementara, Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Jambi, Kombes Pol Edi Faryadi, berhasil menangkap dua truk dan pelaku ilegal logging, di Kabupaten Batanghari pada Minggu (17/5/2020) lalu, dan Dirreskrimsus Polda Jambi pun terus gencar dalam melakukan tugasnya, dari penyebaran Hoax, penipuan online, ilegal drilling, tindak pidana korupsi.

Bahkan, Dirreskrimsus Polda Jambi, Kombes Pol Edi Faryadi, juga mendapatkan penghargaan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia pada (13/4/2020) lalu.

KPK memberikan apresiasi kepada Kepolisian Daerah (Polda Jambi), karena telah menyelesaikan sejumlah kasus korusi yang ada di Provinsi Jambi.

Hal ini tertuang dalam surat yang dikirimkan KPK tanggal (13/4/2020) lalu. Dengan nomor R/705/KOR.02.02/20-25/04/2020 perihal Apresiasi dan Ucapan Terima Kasih kepada Kepolisian Daerah Jambi.

Lanjut, untuk dari sisi kalemnya, pada Rabu (13/5/2020) di tengah bulan Ramadhan, saat tim gugus tugas penanganan Covid-19 Provinsi Jambi, melakukan kegiatan rapid tes massal. Kapolda Jambi, Irjen Pol Firman mengatakan, Jambi jadi lebih lambat memutuskan mata rantai, suasana saat bulan puasa ini seperti tidak ada-apa. Padahal saat ini Jambi terkena wabah Virus Corona Disease 2019 (Covid-19).

"Kalo tidak didukung masyarakat, mau tiap malam apel begini juga ya percuma, yang sakit segera periksa, yang nggak sakit pakai masker dan cuci tangan, jadi masyarakat diingatkan lagi PDP masih naik, ODP masih naik, ini artinya Jambi belum bebas, jadi jangan 'Santuy,' dari sisi Kalemnya.

Untuk dari sisi tegasnya, pada saat kejadian di Kabupaten Bungo, Minggu (10/5/2020) lalu, di saat anggota Kepolisian Jambi melakukan penertiban Penambang Emas Tanpa Izin (PETI), dan berbuntut aksi kekerasan bahkan penyandraan terhadap pihak kepolisian. Kapolda Jambi, Irjen Pol Firman, meradang, Kapolda mengatakan, akan tindak tegas Penambang Emas Tanpa Izin (PETI) yang dilakukan di Desa Batu Kerbau, Kecamatan Pelepat, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi.

"Peti masih di proses, tidak ada kompromi. Tapi tetap cari solusi paling pas, dan proses penegakan hukum tetap berjalan," tegasnya, di BNPB Provinsi Jambi, Senin (11/5/2020).

Hal itu pun terbukti, dengan ditanggapnya 22 orang pelaku PETI di Kabupaten Bungo pada Sabtu (16/5/2020).

Ini lah pantauan sementara selama 5, menggenal Kapolda Jambi, Irjen Pol. Drs.  Firman Shatyabudi.
. Msi. Pasti masih banyak lagi hal-hal yang terlewatkan dan tidak tertulis dalam pengalaman pengenalan(Red/Man)

Wednesday, 3 June 2020

Buka Musrenbang Polri, Jenderal Polisi Drs Idham Azis.M.Si, Minta Optimalkan Anggaran Berbasis Kinerja

FOKUSJAMBI.COM, JAKARTA
-  Kapolri Jendera Idham Azis secara resmi membuka Musrenbang Polri tahun 2020 yang diselenggarakan secara virtual di ruang Pusdalsis, Mabes Polri, Jakarta, Rabu (03/06/2020).

Idham menyampaikan, Musrenbang Polri yang mengusung tema "Polri Siap Menjaga Stabilitas Kamtibmas Untuk Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Sosial" ini diselenggarkan untuk mengintegrasikan,menyempurnakan dan menyelaraskan program Polri serta terselenggaranya tugas Polri tahun 2021. 

Dalam arahanya, Idham menyampaikan beberapa hal penting salah satunya agar seluruh jajaran Polri dalam Satuan Kerja (Satker) mengoptimalkan anggaran yang berbasis kinerja. 

“Sehingga setiap rupiah dari anggaran dapat diwujudkan output dan outcome berupa kinerja yang dirasakan masyarakat,” kata Idham dalam arahannya kepada seluruh jajaran. 

Idham menegaskan, berkar loyalitas dan dedikasi seluruh personel, Polri mendapat hasil kinerja yang sangat membanggakan berupa penilaian terbaik peringkat 1 dari Kementrian Keuangan dalam kategori penyerapan pagu anggaran terbesar yang penyerapanya hingga 98,28 persen. 

Selain itu, penilaian dari Kemenpan RB sebesar 75,95 persen kategori BB dalam bidang pelayanan prima untuk satker dan Polres yaitu Polrestabes Surabaya, Polresta Sidoarjo, Polres Banyuwangi, Polres Malang, Polres Tuban dan Polres Cirebon. 

Selain mengucapkan terima kasih, Kapolri juga mengajak seluruh korps bhayangkara untuk mempertahankan capaian prestasi tersebut. 

“Karena kita tidak harus baik operasional saja tetapi masalah penggunaan anggaran harus betul-betul kita pertanggung jawabkan dan kita gunakan sesuai dengan peruntukannya, penggunaan Dipa harus digunakan sebesar-besarnya untuk organisasi. Apabila tidak bisa diserap hanya ada satu kata dikembalikan ke negara", tegas Kapolri.

Idham juga meminta kepada para Kasatwil untuk menberikan masukan yang aplikatif dan bermanfaat untuk perencaraan dan kebutuhan anggaran hingga ke jajaran Polres dan Polsek. 

Antisipasi beberapa agenda nasional yang mundur pelaksanaannya seperti PON Papua 2020 dan gelaran rangkaian Pilkada Serentak yang rencana akan digelar 9 Desember 2020 juga turut dibahas Kapolri dalam Musrenbang yang diikuti oleh 1.666 perserta yg terdiri dari Mabes Polri, Polda jajaran dan para Narasumber itu
(Red/Man)

Peran Industri Hulu Migas dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi yang Berkeadilan

FOKUSJAMBI.COM, JAKARTA - SKK Migas PetroChina International Jabung Ltd. kembali menyelenggarakan penandatanganan Letter of Agreement (LoA) untuk mengimplementasikan penyesuaian harga gas bumi untuk 
industri tertentu dan untuk ketenagalistrikan. 

Jumlah LoA yang ditandatangani para 
penjual dan pembeli Rabu (03/06/2020) ini sebanyak 11 dokumen, dengan volume gas yang terkomitmen sebesar 231,18 BBTUD.

Penandatanganan hari ini juga disaksikan oleh Menteri ESDM Arifin Tasrif.

Dengan penandatanganan hari ini, seluruh volume gas yang telah terkomitmen untuk mendukung pemberlakukan penyesuaian harga gas bumi untuk industri tertentu dan 
ketenagalistrikan sebesar 564,63 BBTUD. Sebanyak 333,45 BBTUD lainnya telah 
dikomitmenkan melalui 14 LoA yang ditandatangani pada Rabu, (27/5) lalu.

Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto mengatakan penandatanganan kesepakatan ini merupakan tindak lanjut terbitnya sejumlah regulasi yang menyesuaikan harga gas 
untuk sektor industri dan kelistrikan, yaitu Peraturan Menteri ESDM No. 8 tahun 2020 tentang Tata Cara Penetapan Pengguna dan Harga Gas Bumi Tertentu di Bidang Industri; Peraturan Menteri ESDM No. 10 tahun 2020 tentang tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 45 Tahun 2017 tentang Pemanfaatan Gas Bumi untuk Pembangkit Tenaga Listrik; Keputusan Menteri ESDM No. 89 K/10/MEM/2020 tentang Pengguna dan Harga Gas Bumi Tertentu di Bidang Industri; dan Keputusan Menteri ESDM No. 91 K/12/MEM/2020 tentang Harga Gas Bumi 
di Pembangkit Tenaga Listrik (Plant Gate).

"Pada hari ini telah ditandatangani perjanjian Side Letter of Production Sharing Contract (PSC) antara SKK Migas dengan sejumlah Kontraktor KKS dan LoA antara penjual dan pembeli gas.

Penandatanganan ini dilakukan dalam rangka memberikan kepastian hukum dan investasi terkait adanya penyesuaian harga gas paska terbitnya sejumlah 
aturan dari Kementerian ESDM," ujar Dwi.

Side Letter of PSC merupakan bagian yang tidak terpisahkan dengan PSC. Side Letter of PSC menjelaskan penyesuaian bagi hasil antara SKK Migas dan KKKS dengan menggunakan provisional entitlement terhadap penerapan harga gas bumi yang ditetapkan Menteri ESDM. Penghitungan ini dilakukan melalui mekanisme penyesuaian perhitungan pengurangan bagian Negara secara bulanan untuk menjaga penerimaan 
bagian KKKS.

Nantinya mekanisme dan tata cara perhitungan penyesuaian perhitungan 
pengurangan bagian negara itu akan dituangkan dalam Petunjuk Teknis yang 
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Side Letter of PSC tersebut.

Sedangkan LoA merupakan kelanjutan perjanjian yang sudah ditandatangani 
sebelumnya antara penjual dan pembeli gas bumi. Pokok-pokok perjanjian yang diatur.

Dalam LoA tersebut mencakup volume, harga awal, harga penyesuaian dan jangka waktu pelaksanaan. 

Dengan penandatanganan side letter of PSC dan LoA ini, kami berharap Kontraktor KKS tetap dapat meningkatkan investasinya di Indonesia serta menjaga target produksi 
gas nasional,” kata Dwi. 

Selanjutnya Dwi menyampaikan bahwa penandatanganan ini menjadi momentum yang membuktikan adanya semangat gotong royong industri hulu migas untuk ikut aktif mendukung usaha-usaha pengembangan ekonomi bangsa dan negara, melalui penyesuaian harga untuk mewujudkan pembangunan yang berkeadilan dan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat.

“Walaupun di dalam aturan ditetapkan 
bahwa bagian yang dikurangi untuk pemberian subsidi adalah pendapatan negara dari sektor hulu migas, tetapi dalam pelaksanaannya, Kontraktor KKS ikut membantu mekanisme ini dapat diimplementasikan, mengingat gas bagian kontraktor dan gas bagian negara dijual secara bersamaan.

Sebagai Kepala SKK Migas, saya berbangga dengan sikap yang ditunjukkan Kontraktor KKS, karena telah mengambil tindakan nyata dalam rangka mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila, yang kelahirannya kita 
peringati 2 hari lalu,” tambahnya.

Direktur Utama PT Pertamina EP Chalid Said Salim sebagai perwakilan Kontraktor KKS penandatangan Letter Side of PSC LoA menyampaikan apresiasi kepada SKK Migas yang telah memberikan kepastian investasi di sektor hulu migas. "Dengan adanya Side Letter of PSC dan LoA yang kita tandatangani hari ini, SKK Migas telah memberikan kepastian yang lebih kuat. Langkah ini tentu kami apresiasi karena akan mendorong 
peningkatan investasi hulu migas di masa yang akan datang. Dalam jangka pendek, Pertamina EP dan SKK Migas akan melakukan optimalisasi program di tahun 2020 supaya efisien sebagai modal melangkah di tahun berikutnya," ujar Chalid.

Sedangkan Direktur Utama PGN Suko Hartono -sebagai perwakilan pembeli-
mengatakan penandatanganan perjanjian LOA ini menandai pihaknya dapat membeli gas pada harga yang lebih rendah sebagaimana ketentuan dalam Permen ESDM yaitu sebesar US$6 per MMBTU. 

“Kami menyakini dengan harga jual ke pengguna gas industri yang lebih rendah dibandingkan sebelum, akan memberi dampak positif pada peningkatan daya saing bagi industri nasional. Selanjutnya kami memproyeksikan permintaan gas akan meningkat sehingga akan mendorong PGN untuk meningkatkan kapasitas dan jangkauan infrastruktur gas, dan akan memberikan dampak berganda pada pertumbuhan industri, pertumbuhan titik ekonomi baru, hilirisasi industri gas, dan 
dampak positif lainnya bagi perekonomian nasional,” katanya(Red)

Daerah

Politik

© Copyright 2019 Fokus Jambi | Media Online Masyarakat Jambi | All Right Reserved