AMIN Jambi Unjuk Rasa, Massa Dibubarkan Kapolda Jambi - Fokus Jambi | Media Online Masyarakat Jambi

Wednesday, 16 December 2020

AMIN Jambi Unjuk Rasa, Massa Dibubarkan Kapolda Jambi

AMIN Jambi Unjuk Rasa, Massa Dibubarkan Kapolda Jambi


FOKUSJAMBI.COM, JAMBI
- Aliansi Muslim Indonesia (Amin) Provinsi Jambi melakukan aksi unjuk rasa di depan Mapolda Jambi, Rabu (16/12/2020) sore.


Aksi ini dilakukan untuk meminta pengusutan tuntas 6 laskar FPI yang tewas di tol Cikampek dan penahanan Muhammad Riziq Syihab di Polda Metro Jaya.


Dalam orasinya, massa dari Amin Provinsi Jambi menuntut keadilan, terkait penahanan Muhammad Habib Riziq Shihab(MRS) di Rutan Polda Metro Jaya.


Selain itu, mereka juga meminta Kapolri untuk mengusut tuntas terkait kematian 6 orang laskar FPI beberapa waktu lalu.


"Kami minta keadilan terkait penahanan Imam besar kami, Muhammad Habib Riziq Shihab serta kematian 6 orang anggota kami," kata Kemas, perwakilan dari Ormas Lembaga Adat Melayu Jambi, Rabu (16/12/2020) sore.


Aksi demonstrasi tersebut pun berlangsung sekira kurang lebih 20 menit. Selain itu tuntutan massa juga dipenuhi dari pihak Mapolda Jambi.


Akbibat massa yang tidak juga membubarkan diri, Kapolda Jambi, Irjen Pol A Rachmad Wibowo langsung yang membubarkan massa.


Pantauan di lapangam, ketegasannya terlihat saat dirinya turun dari Gedung Lapangan Hitam Mapolda Jambi, dan langsung menginstruksikan massa untuk segera membubarkan diri.


Aksi tersebut dilakukan Rachmad, lantaran massa telah melewati batas waktu yang diizinkan untuk melakukan aksi.


"Saya sudah beri waktu 10 menit, dan sekarang semuanya harus bubar," kata Rachmad, sambil menerobos barisan personel yang berjaga di depan gerbang Mapolda Jambi.


Tidak hanya itu, dengan berjalan kaki, Rachmad juga membubarkan sejumlah massa yang masih ada di kawasan Makam Pahlawan.


Selain membubarkan dengan tegas kerumunan massa, dirinya juga sempat menegur jajarannya yang bertugas, yang dinilainya tidak dapat mengurai massa, sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.


Dalam arahannya, usai membubarkan massa, Rachmad juga menyampaikan dan menginstruksikan dengan tegas kepada personilnya, untuk tidak ada toleransi bagi yang menciptakan kerumunan.


"Kalau kata saya 10 menit ya 10 menit, dan harus langsung dibubarkan, ini dalam masa pandemi," tegas Rachmad.


"Dengan kita membubarkan massa, kita sudah melindungi masyarkat, tidak ada yang menjamin kalau yang demo itu semua sehat," tegasnya.(*)

Berita Terkait

Semua Berita

© Copyright 2019 Fokus Jambi | Media Online Masyarakat Jambi | All Right Reserved