Fokus Jambi | Media Online Masyarakat Jambi

Headline

Fokus Jambi

Nasional

Hukum

Berita Terbaru

Saturday, 16 October 2021

Satgas Madago Raya mendapatkan tambahan kekuatan dari Satbrimobda Polda Jambi


FOKUS JAMBI COM, PALU -
Sebanyak 150 personil Brimob Nusantara dari Polda Jambi tiba di Palu Sulawesi Tengah menggunakan pesawat komersil dan disambut Komisaris Besar Polisi Norman Widjajadi selaku Karendal Ops Madago Raya di Bandara Mutiara Sis Aljufri Palu, Jumat (15/10/2021)


Setelah dilakukan pengecekan personil dan perlengkapan, pasukan Brimob Polda Jambi tersebut untuk sementara ditampung di Eks Polres Palu lama Jalan Pemuda Palu,


Kasatgas Humas Operasi Madago Raya Komisaris Besar Polisi Didik Supranoto dalam keterangannya menjelaskan, telah tiba di Bandara Mutiara Sis Aljufri Palu, pasukan Bawah Kendali Operasi (BKO) Polda Sulteng untuk melaksanakan tugas Operasi Madago Raya yaitu 150 Personil Brimob Nusantara dari Polda Jambi, Jumat (15/10/2021)


Untuk sementara pasukan Brimobda Polda Jambi akan ditampung di bekas Mako Polres Palu Jalan Pemuda Palu, selanjutnya esok harinya (Sabtu, 16/10/2021) akan diberikan pembekalan atau arahan dari Kapolda Sulteng dan pejabat Operasi melalui kegaiatan Analisa Daerah Operasi (ADO),


ADO perlu diberikan kepada pasukan yang baru bergabung dalam pelaksanaan operasi agar mereka mengetahui situasi dan kondisi daerah operasi, lokasi penugasan, cara bertindak, sasaran atau target dan sistem pelaporan, terang Didik


Pasukan Brimobda Polda Jambi ini akan bertugas guna memperkuat pelaksanaan Operasi Madago Raya Tahap IV tahun 2021 baik untuk penugasan di wilayah Kabupaten Poso, kabupaten Parigi Moutong atau Kabupaten Sigi guna menuntaskan pencarian dan pengejaran 4 orang DPO teroris Poso, tutup Kombes Polisi Didik Supranoto yang juga Kabidhumas Polda Sulteng.(*)

Kapolda Sulteng : Tidak boleh lengah, tidak boleh gegabah


FOKUSJAMBI.COM, PALU -
Sebelum diberangkatkan ke wilayah Operasi Madago Raya, 150 personil Brimob Nusantara dari Polda Jambi Bawah Kendali Operasi (BKO) Polda Sulteng mengikuti acara Analisa Daerah Operasi (ADO) Madago Raya 2021.


Bertempat di Aula Torabelo Polres Palu, Irjen Polisi Rudy Sufahriadi memberikan pembekalan dalam acara Analisa Daerah Operasi (ADO) Madago Raya tahap IV tahun 2021 terhadap personil Satbrimobda Polda Jambi, Sabtu (16/10/2021)


Kapolda Sulteng Irjen Polisi Rudy Sufahriadi dalam sambutannya mengatakan, Kalian adalah yang terpilih dari Satbrimobda Polda Jambi, jaga kekompakan, tidak boleh lengah, tidak boleh gegabah.


Situasi di Sulawesi Tengah tidak jauh beda dengan di Jambi, jaga kekompakan dengan rekan kita dari TNI 714 Sintuwu Maroso, saat ini sisa DPO teroris tinggal 4 orang, terang Rudy.


Rekan-rekan sekalian harus yakin, kehadiran Brimob Polda Jambi harus berprestasi, satu yang saya cita-citakan, datang 150 pulang harus 150, harap Rudy.


Berbuat baiklah kepada masyarakat, rangkul masyarakat. Senjata tanggung jawab orang perorang dan semua orang pegang senjata boleh menembak, tetapi pegang teguh tiga syarat menembak, tepat hukumnya, tepat waktunya dan tepat sasarannya, pesan Mantan Kapolda Jawa Barat ini.


Selamat bertugas, semoga satbrimobda Polda Jambi dapat berprestasi dalam pelaksanaan tugas Operasi Madago Raya ini, tutup Irjen Polisi Rudy Sufahriadi yang juga PJKO Madago Raya 2021.(*)

Friday, 15 October 2021

Kapolda Jambi Pimpin Upacara Keberangkatan Brimob BKO Jambi ke Polda Sulteng


FOKUSJANBI.COM, JAMBI - Kapolda Jambi Irjen Pol A Rachmad Wibowo, SIk memimpin upacara pemberangkatan 150 personel Brimob Polda Jambi dalam rangka Bawah Kendali Operasi (BKO) Polda Sulawesi Tengah untuk memperkuat Operasi Madago Raya 2021 tahap IV.


Pelepasan itu dilakukan di Mako Brimob Polda Jambi, Kamis (14/10/2021) pagi dan dihadiri oleh Wakapolda Jambi Brigjen Pol Drs Yudawan R, SH MH, bersama Dansat Brimobda Jambi Kombes Pol Nadi Chaidir, SIk yang mendampingi Kapolda Jambi.


“Tugas ini merupakan tugas mulia dan menjadi kebanggaan bagi Kita semua. Terutama bagi rekan-rekan yang mendapat kesempatan untuk melaksanakan tugas di tengah ancaman yang sangat tinggi di Sulawesi Tengah, yang sudah bertahun-tahun sejak tahun 2000 masih belum terkendali secara penuh,” ujar Kapolda Jambi dalam sambutannya.


Pasukan gabungan TNI-Polri, kata Irjen Pol Rachmad Wibowo telah bekerja keras untuk mengendalikan situasi konflik. Meski tokoh teroris telah dilumpuhkan beberapa waktu lalu, Kapolda meminta personel tetap menjaga kewaspadaan.


Kapolda minta kesiapan mental dan fisik para personel. Mengingat situasi kamtibmas di medan operasi yang kerap berubah. Dalam operasi ini, personel Brimob Jambi akan bertugas sampai bulan Desember 2021. 


“Salah seorang tokoh kelompok pengganggu keamanan di Poso berdasarkan analisis intelijen yang sangat akurat bisa dilumpuhkan, namun masih ada sisa-sisanya yang mungkin saja mereka didukung oleh simpatisan-simpatisan yang bersatu dengan masyarakat," Ujarnya.


“Sehingga kita tidak bisa memetakan mana simpatisan, kelompok pengganggu keamanan dan masyarakat. Oleh karena itu, dalam kesempatan yang sangat baik ini Saya berpesan kepada saudara-saudara semua untuk tetap menjaga kewaspadaan selama berada di lokasi tugas,” tegas Kapolda.


Walaupun situasinya sudah mulai membaik, kewaspadaan sekali lagi diingatkan Kapolda untuk tetap ditingkatkan. Selain itu, personel harus disiplin mengikuti arahan komandannya.


“Jangan ada yang berpencar dan tetap rutin ikuti breafing. Jangan sampai ada personel yang tidak tahu medan di Poso. Jaga kesehatan. Mereka mencari lengahnya petugas keamanan. Yang disasar mereka adalah senjata, oleh karen itu amankan betul senjata dan amunisinya. Sambil dengan tidak hentinya saudara selalu berdoa kepada Allah untuk minta dilindungi dari bahaya,” pungkas Jenderal bintang dua ini dalam arahannya.


Beberapa pejabat utama Polda Jambi tampak mengikuti pelepasan seperti Irwasda Kombes Pol Dwi , Dirreskrimsus, Dirlantas dan Kabid Humas.


Usai melaksanakan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan menyalami pasukan dan foto bersama.

Thursday, 14 October 2021

Kasus Pedagang Dipukul Preman Jadi Tersangka Tak Profesional, Kanit Reskrim Dicopot


FOKUSJAMBI.COM, JAKARTA—
Kadiv Humas Irjen Pol Argo Yuwono menyampaikan bahwa kasus yang viral pedagang membela diri atas tindak premanisme lalu dijadikan tersangka telah dilakukan audit proses penyidikan. Hasilnya, penyidikan dinyatakan tidak profesional.


"Setelah dilakukan audit penyidikan. Berkaitan dengan kasus tersebut bahwa ditemukan adanya penyidikan yang tidak profesional yang dilakukan oleh Polsek Percut Sei Tuan Medan. Sehingga per 12 Oktober 2021 Kanit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan dicopot. Dicopot jabatannya oleh Kapolrestabes Medan," kata Kadiv Humas Polri, Irjen Argo Yuwono, di Polri, Rabu (13/10).


Lebih lanjut Argo mengatakan, pemeriksaan masih terus dilakukan dengan melakukan pemeriksaan terhadap Kapolsek Percut Sei Tuan. 


Kasus ini berawal dari video viral keributan antara seorang pedagang wanita (LG) dengan pria yang diduga sebagai preman (BS) pada 5 September 2021. Polisi telah menangkap BS yang diduga melakukan penganiayaan terhadap LG. Meski BS sudah ditangkap, kasus ini belum juga usai.


BS juga melaporkan LG karena merasa dirinya juga dipukul. Polisi melakukan penyelidikan terkait pemukulan itu. Setelah menemukan bukti yang cukup, polisi menetapkan LG sebagai tersangka. 


Dalam surat panggilan terhadap LG, tertera jelas status tersangka terhadap LG. Surat itu menyebut LG sebagai tersangka dan dijerat pasal 170 subs pasal 351 ayat (1) KUHP.

Kapolda Jambi Sambut Kunjungan Kerja Tim Kantor Staf Presiden (KSP) RI


FOKUSJAMBI.COM, JAMBI - Kapolda Jambi, Irjen Pol A Rachmad Wibowo,  SIK menerima Kunjungan Kerja Tim Kantor Staf Presiden (KSP) RI yang dipimpin Staf Presiden RI, Joanes Joko (Katim Kunker) yang sehari-hari menjabat Tenaga Ahli Utama Kedeputian 4 KSP di Ruang Coffee Morning Polda Jambi, Rabu (13/10/21).

Kegiatan ini dihadiri Irwasda Polda Jambi Kombes Pol Dwi Gunawan, Pejabat Utama Polda Jambi serta rombongan Tim KSP.

Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Mulia Prianto, S.Sos, SIK mengatakan kunjungan kerja ini dalam rangka Rapat Koordinasi terkait Persoalan Sosial Politik dan Bidang Kamtibmas Provinsi Jambi.

” Pada kesempatan ini, Kapolda mengucapkan selamat datang kepada Tim KSP dan memaparkan Kamtibmas Jambi, penanganan Covid-29 dan Program Vaksinasi yang telah dilaksanakan,” jelas Kombes Pol Mulia Prianto.

Ditambahkan Alumni Akpol 1997 ini, Kapolda Jambi juga mengenalkan objek wisata di Jambi serta menyampaikan harapan dibukakan kembali bandara penerbangan ke Kab. Kerinci.

Selain itu, Pihaknya Memohon percepatan Pengerjaan Jalan Tol Lintas Sumatera di Provinsi Jambi.

Semetara itu, Katim Kunker Joanes Joko menyampaikan tujuannya mengunjungi Provinsi Jambi adalah dalam rangka memantau situasi penanganan Covid-19 dan kendala dalam percepatan vaksinasi.

"Kemudian, Kami ingin mengetahui gambaran terkait konflik agraria, serta meminta Polda Jambi untuk mensupport pengamanan dalam pembangunan Jalan Tol di Provinsi Jambi, " tandas Joanes Joko.(*)

Saturday, 9 October 2021

Perkuat Satgas Binter TNI AD, SKK Migas – SKK Sumbagsel Serahkan Kendaraan Operasional


FOKUSJAMBI.COM, PALEMBANG -
Bertempat di gedung Sudirman Makodam II/Sriwijaya, kegiatan ini dihadiri langsung oleh Panglima Kodam II/Sriwijaya, Mayor Jenderal TNI Agus Suhardi beserta jajaran Kodam II/Sriwijaya. Hadir pula Kepala Perwakilan SKK migas Sumbagsel, Anggono Mahendrawan, Kepala Departemen Humas SKK Migas Sumbagsel Andi Arie P dan perwakilan KKKS Sumbagsel di bawah PKS Binter SKK Migas – TNI AD (KKKS PetroChina International Jabung Ltd dan KKKS Medco E&P Indonesia).


Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) bersama KKKS Wilayah Sumbagsel di bawah Perjanjian Kerja Sama (PKS) Penguatan Pembinaan Teritorial (Binter) yaitu KKKS Medco E&P Indonesia, PetroChina International Jabung Ltd dan PHE Jambi Merang secara simbolis turut serta menyaksikan penyerahan kendaraan roda 4 dan roda 2 kepada Satgas PKS Binter TNI AD guna mendukung operasional penguatan binter di wilayah kerja kegiatan usaha hulu Migas di Sumbagsel.


Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara SKK Migas dan TNI AD Nomor PJN-0002/SKKMI0000/2021/S0 dan Nomor Kerma/1/III/2021 tanggal 22 Maret 2021 tentang Dukungan Penguatan Pembinaan Teritorial Pada Kegiatan Usaha Hulu Migas dan Gas Bumi di Sumatera Bagian Selatan yang baru dilakukan perpanjangan untuk ke-4 kalinya sejak 2015.


Penyerahan kendaraan dukungan operasional berupa 6 unit kendaraan roda empat, yang didistribusikan kepada:


Satgas Kodim-0401/Muba Sebanyak 1 Unit


Satgas Kodim-0404/ME Sebanyak 1 Unit


Satgas Korem-044/Gapo Sebanyak 1 Unit


Satgas Kodim-0419/Tanjab Sebanyak 1 Unit


Satgas Kodim-0420/Sarko Sebanyak 1 Unit


Satgas Korem-042/Gapu Sebanyak 1 Unit
Serta penyerahan 29 unit kendaraan roda dua, yang didistribusikan kepada:


Satgas Kodim-0401/Muba Sebanyak 7 Unit


Satgas Kodim-0402/Oki Sebanyak 4 Unit


Satgas Kodim-0404/ME Sebanyak 4 Unit


Satgas Kodim-0415/Jambi Sebanya 6 Unit


Satgas Kodim-0419/Tanjab Sebanyak 7 Unit


Satgas Kodim-0429/Sarko Sebanyak 1 Unit
Kendaraan operasional ini bertujuan untuk mendukung satgas binter dalam melakukan pembinaan teritorial pada kegiatan usaha hulu migas, sehingga dengan adanya kinerja yang baik dari satgas PKS binter kondisi di lapangan akan semakin kondusif dan KKKS dapat fokus dalam mencapai angka produksi dan lifting yang telah ditargetkan oleh Pemerintah yaitu 1 Juta BOPD dan 12 BSCFD pada tahun 2030.


Dalam sambutannya Kepala perwakilan SKK Migas Sumbagsel, Anggono Mahendrawan menyampaikan ungkapan terimakasih dan apresiasi kepada seluruh satgas Binter dibawah Kodam II/Sriwijaya dan memohon dukungan agar kegiatan operasional hulu migas di wilayah sumbagsel dapat berjalan lancar tanpa kendala.


“Atas nama perwakilan SKK Migas – KKKS Sumbagsel saya mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya atas kerja sama yang terjalin sangat baik selama ini sehingga kinerja penguatan Binter di wilayah Sumbagsel membantu kelancaran operasional di sektor hulu migas.


Dengan adanya kinerja yang baik dari satgas PKS Binter kondisi dilapangan akan semakin konduksif dan KKKS dapat fokus dalam mencapai angka produksi dan lifting yang ditargetkan oleh pemerintah.” ujar Anggono, Jumat (8/10/2021).


Sementara itu, Panglima Kodam II/Sriwijaya, Mayor Jenderal TNI Agus Suhardi menyampaikan dukungan penuh terhadap sinergi ini dan mengarahkan seluruh pasukan dan personel yang bertugas di wilayah kerja KKKS Sumbagsel agar bekerja keras dan lebih optimal dalam penguatan pembinaan teritorial khususnya satlak SKK Migas. (*)

Polri Pastikan Penanganan Kasus Dugaan Pemerkosaan di Luwu Timur Sesuai Prosedur


FOKUSJAMBI.COM, JAKARTA -
Polri memastikan bahwa penanganan proses hukum mulai dari penerimaan laporan, penyelidikan, hingga penghentian kasus dugaan pemerkosaan di Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel), sudah berjalan sesuai prosedur yang berlaku. 


Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono memaparkan kronologi penanganan perkara itu. Mulai dari pihak kepolisian mulai dari tindaklanjut adanya laporan terkait hal itu ke Polres Luwu Timur pada tanggal 9 Oktober 2019.


Setelah menerima laporan itu, Polisi mengantas ketiga anak untuk dilakukan pemeriksaan atau Visum Et Repertum bersama dengan ibunya serta petugas P2TP2A Kabupaten Luwu Timur.


"Hasil pemeriksaan atau visum dengan hasil ketiga anak tersebut tidak ada kelainan dan tidak tampak adanya tanda-tanda kekerasan," kata Argo dalam keterangannya, Jakarta, Jumat (8/10/2021).


Sementara itu, dari laporan hasil asesamen P2TP2A Kabupaten Luwu Timur bahwa tidak ada tanda-tanda trauma pada ketiga anak tersebut kepada ayahnya. 


"Karena setelah sang ayah datang di kantor P2TP2A ketiga anak tersebut menghampiri dan duduk dipangkuan ayahnya," ujar Argo.


Selain itu, dalam hasil pemeriksaan Psikologi Puspaga P2TP2A Luwu Timur, ketiga anak tersebut dalam melakukan interaksi dengan lingkungan luar cukup baik dan normal. Serta hubungan dengan orang tua cukup perhatian dan harmonis, dalam pemahaman keagamaan sangat baik termasuk untuk fisik dan mental dalam keadaan sehat.


Argo mengungkapkan, hasil visum di RS Bhayangkara Polda Sulsel tidak ditemukan kelainan terhadap anak perempuan tersebut. Sementara, anak laki-lakinya tidak ada temuan atau kelainan juga.


Setelah melakukan rangkaian prosedur hukum, Polres Luwu Timur pun pada 5 Desember 2019 melakukan gelar perkara. Adapun kesimpulannya adalah menghentikan penyelidikan perkara tersebut. 


"Tidak ditemukan bukti yang cukup adanya tindak pidana sebagaimana yang dilaporkan," ucap Argo.


Sementara, Polda Sulsel pada tanggal 6 Oktober 2020 juga telah melakukan gelar perkara khusus dengan kesimpulan menghentikan proses penyelidikannya.(*)

Daerah

Politik

© Copyright 2019 Fokus Jambi | Media Online Masyarakat Jambi | All Right Reserved