Fokus Jambi | Media Online Masyarakat Jambi

Headline

Fokus Jambi

Nasional

Hukum

Berita Terbaru

Saturday, 4 December 2021

Apel Kasatwil, Kapolri Minta Capaian Positif Penanganan Covid Dipertahankan Hingga Kebiasaan Untuk Berbuat Baik


FOKUSJAMBI.COM, BALI - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan beberapa hal penting dalam Apel Kasatwil Polri. Dihadapan personel, Ia meminta agar capaian pengendalian pandemi Covid-19 yang sudah sangat baik terus dipertahankan. Atas hal ini, Kapolri mengapresiasi seluruh kerja keras personel Polri dalam penganganan Covid-19 selama ini. 


“Dalam kesempatan ini saya selaku Kapolri mengucapkan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya pada seluruh personel Polri baik di Mabes, Polda, maupun di pulau terjauh, terpencil yang telah melaksanakan seluruh kerja kerasnya. Keberhasilan penanganan Covid-19 tidak lepas dari kerja keras rekan-rekan semua. Saya ucapkan makasih dan apresiasi setinggi tingginya,” kata Kapolri saat memberikan pengarahan Apel Kasatwil, Jumat (3/12) malam. 


Mantan Kapolda Banten ini menilai, kerja keras yang dilakukan seluruh personel Polri dalam menangani pandemi Covid-19 membuahkan optimisme bangkitnya negara untuk bisa keluar dari hantaman Pandemi. 


Disamping itu, lanjutnya, dengan laju Covid-19 yang dapat dikendalikan dengan baik maka Indonesia berhasil dan sukses menyelenggarakan sejumlah event nasional seperti PON di Papua, maupun internasional World Superbike di Mandalika, NTB serta 

Indonesia Badminton Festival (IBF) di Bali yang sedang berlangsung. 


Bahkan, berkat kerja keras bahu membahu tangani Covid-19, Kapolri menekankan, Indonesia dipercaya untuk menyelenggarakan Presidensi G20 dan event MotoGP di Sirkuit Mandalika. 


“Karena itu tentunya dalam kesempatan ini saya dorong rekan-rekan terus pertahankan posisi yang diraih berbagai pencapaian dan ucapan apresiasi ke seluruh rekan-rekan ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus pertahankan,” ujar Kapolri. 


Masih dalam sambutannya, Kapolri menyinggung transformasi menuju Polri Presisi. Terkait hal itu mantan Kabareskrim ini menekankan bahwa hal itu bisa menjadi upaya untuk menjawab tantangan masyarakat yang mengharapkan Polri lebih baik. Disamping itu, transformasi perubahan adalah sebuah keharusan sebagai organisasi modern. 


Dari evaluasi pencapaian transisi menuju Polri Presisi, Kapolri melihat kuantitas capaian sudah cukup bagus. Dimana rata-rata di atas 95 persen. Meski secara kuantitas positif, Ia mengharapkan agar kualitas dari program-program yang dibuat serta inovasi yang dilakukan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. 


“Karena jargon salam Presisi tidak hanya berhenti sampai disitu. Tapi gimana kemudian salam Presisi betul-betul dirasakan di hati masyarakat,” ucap Sigit. 


Oleh sebab itu, dalam kerangka ini Kapolri meminta agar seluruh jajarannya menghindari tindakan-tindakan kontraproduktif yang berdampak kepada organisasi. Untuk itu, lanjut Kapolri, oknum-oknum yang manfaatkan situasi sehingga mencemari dan menciderai, ia mengingatkan agar mereka menghormati komitmen personel lain yang sudah bekerja dengan baik. 


“Artinya secara kuantitas turun, namun hanya beberapa peristiwa pelanggaran yang kemudian diviralkan maka kepercayaan publik ke kita langsung turun,” kata Kapolri. 


Kapolri mengingatkan sekali lagi, bahwa transformasi perubahan mutlak harus dilakukan dan menjadi arus pikir bersama seluruh personel. Pasalnya, kata dia, Polri sebagai organisasi besar harus menyesuaikan dengan kondisi dan keadaan ditengah perkembangan zaman. 


Lantas Kapolri mengurai, setiap personel Polri wajib memiliki tiga kompetensi didalamnya, yakni kompetensi teknis, hal ini terkait dengan profesionalisme. Kompetensi leadership yang mumpuni saat memimpin dari satuan terkecil hingga terbesar dan kompetensi etika. 


Kapolri tak cukup khawatir dengan dua kompetensi yang ia anggap telah dimiliki seluruh personel. Namun ia menitik beratkan kompetensi etika, yakni bagaimana mengubah kultur budaya organisasi dalam benaknya. 


“Yang paling sulit kompetensi etika inilah yang tentunya akan mereka kultur dan budaya organisasi gimana kita tanamkan nilai baik untuk dibiasakan sehingga itu menjadi perilaku keseharian itu menjadi suatu modal keutamaan tanpa kita sadar kalau ini bisa kita lakukan maka risiko untuk lakukan pelanggaran akan berkurang,” papar Kapolri.


Kapolri sangat yakin, jika dapat mengubah kultur budaya organisasi maka bisa dipastikan Polri akan sangat betul-betul dicintai dan sangat dekat dengan masyarakat. 


“Ini adalah hal yang mungkin paling sulit karena memang gimana kita harus mampu mengubah dari zona nyaman namun disisi lain ini harus kita lakukan. Apabila kita ingin organisasi kita jadi baik, apabila kita ingin anggota kita baik, tanamkan budaya untuk berbuat baik. Ini harus dilakukan berulang-ulang,” ujar Kapolri.


Selanjutnya, manajemen metode yang dimana transformasi Polri Presisi untuk mengedepankan pola Pemolisian Prediktif guna mencegah dan menyelesaikan segala permasalahan sosial dan kejahatan di masyarakat. Hal itu juga mengatur soal tugas dengan melakukan pendekatan Pre-emtif, Preventif dan Represif. 


"Kedepan tentunya kita juga menginginkan Polri dapat memanfaatkan teknologi informasi yang dapat terkoneksi dengan satu kesatuan big data, contohnya yang dimiliki Kemenkes untuk aplikasi PeduliLindungi. Ini tentunya menjadi sangat baik apabila kita dapat mengelola semua data menjadi satu antara kementerian/lembaga. Sehingga peristiwa di suatu tempat dapat kita baca dan kita lakukan upaya Pre-emtif dan Preventif sebelum kejahatan terjadi. Ini merupakan cita-cita dan harapan kedepan," kata Kapolri.


Selanjutnya soal manajemen sarana dan prasarana. Dalam hal ini, jajaran Polri diminta untuk terus menyesuaikan lingkungan strategis yang akan dihadapi kedepannya. Dalam hal ini, tentunya harus dipastikan seluruh kebutuhan pelaksanaan tugas disiapkan guna menghadapi tantangan tugas kedepannya. 


Dan keempat adalah manajemen anggaran. Untuk hal ini, Kapolri meminta untuk terus mempertahankan tren positif yang ada dengan cara terus melaksanakan tugas dengan baik dan mempertanggungjawabkan kepercayaan yang telah diberikan oleh negara terhadap Polri. 


Masih dalam pengarahannya, Kapolri juga menyinggung soal jiwa kepemimpinan yang harus bisa menjadi teladan bagi seluruh anggotanya. Sehingga, transformasi pengawasan harus terus dilaksanakan kedepannya. Karena itu para Kasatwil, kata Kapolri, harus mau turun ke bawah untuk mengetahui permasalahan dan kesulitan apa yang dihadapi oleh jajarannya. 


"Sehingga pada saat kita ambil keputusan atau memberikan perintah, akhirnya perintah tersebut benar. Jadi sangat penting bagaimana saat situasi sulit kita turun ke lapangan. Kemudian kita ambil langkah untuk ambil alih terhadap permasalahan yang ada. Ini menjadi penting," ujar Kapolri. 


Tak hanya itu, menurut Kapolri, pemimpin harus mampu memberikan pemahaman terhadap anggota untuk membiasakan berbuat baik mulai dari hal terkecil. Dengan membiasakan berperilaku positif, hal tersebut akan selalu tertanam dalam mindset sehari-hari. Tentunya itu memiliki dampak untuk perseorangan maupun organisasi. 


"Kita tentunya harus kita biasakan lakukan hal-hal yang sifatnya berbuat baik. Mulai dari hal kecil saja, seperti misalnya kegiatan menyeberangkan anak-anak kecil, orng tua, dorong mobil. Hal kecil seperti itu," tutup Kapolri.(*)

Thursday, 2 December 2021

SKK Migas - KKKS Wilayah Jambi Turut Sukseskan Program Vaksinasi Covid-19


FOKUSJAMBI.COM, JAMBI-Program vaksinasi Covid-19 di Indonesia yang sudah dilakukan oleh pemerintah sejak Januari 2021 terus dilakukan hingga kini. Pemerintah juga terus mendatangkan vaksin Covid-19 guna mengejar 70% penduduk tervaksinasi pada akhir 2021. Upaya ini untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Di Provinsi Jambi, seluruh kepala daerah juga gencar melakukan vaksinasi secara massal dengan melibatkan berbagai elemen. Hal sama dilakukan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) dan seluruh Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS).

Kepala Departemen Humas SKK Migas Sumbagsel, Andi Arie Pangeran mengatakan, sebelumnya di daerah sekitar hulu Migas banyak masyarakat yang belum vaksin. Tapi berkolaborasi bersama TNI- Polri, dan Dinas Kesehatan Kabupaten yang sampai saat ini masih berjalan, vaksinasi gencar dilakukan SKK Migas dan KKKS.

Vaksinasi merupakan kesempatan bagi SKK Migas dan KKKS untuk bisa berkontribusi menunjang pemda setempat dan provinsi untuk mencapai hard immunity di wilayah masing-masing.

“Mengindar agar tidak terkena Covid-19, tidak hanya untuk pekerja dan wilayah KKKS saja, tapi juga masyarakat sekitar. Karena percuma KKKS meningkatkan hard immunity tapi masyarakat sekitar ketinggalan,” ujar Aap, demikian biasa disapa.

Tentunya, kata Aap, perlu kolaborasi, bahu membahu dengan ketentuan berlaku untuk mencapai target vaksin bersama untuk menciptakan hard immunity.

KKKS Jadestone Energy (Lemang) Pte.Ltd. (JELPL) berkerja sama dengan Kodim 0419/Tanjung Jabung telah melakukan vaksinisasi sekitar 1.200 dosis pertama kepada masyarakat di Ring 1 operasi JELPL meliputi 2 desa, 1 kelurahan dan 2 kecamatan yaitu Desa Bram Itam Raya Kecamatan Bram Itam, Desa Bunga Tanjung dan Kelurahan Mekar Jaya Kecamatan Betara. Vaksinasi ini di laksanakan di Kantor Camat Bram Itam.

JELPL melaksanakan dua kali vaksinasi, yaitu pada tanggal 2 November 2021 (dosis pertama) dan 30 November 2021 untuk dosis kedua.

Repsol Sakakemang BV juga menyelenggarakan kegiatan vaksinasi di sekitar wilayah operasi. Vaksinasi sudah dilaksanakan pada tanggal 27 November 2021 dengan lebih dari 1.000 penerima vaksin.

Sementara itu, Public Relation & Government Relation MontD’Or Oil Tungkal Ltd (MOTL), Dewi Ratna Ningrum menegaskan pihaknya memastikan pekerjanya telah dilakukan vaksin Covid-19, dengan ikut serta dalam program Vaksinasi.

“Hingga kini pekerja MOTL telah 100% melaksanakan Vaksin Covid-19 dosis 2, dan tertanggal 1 November 2021 sesuai arahan dari

SKK Migas, MOTL tidak memperkenankan baik personel maupun tamu untuk memasuki area Central Produksi jika tidak dilengkapi sertifikat vaksin Covid-19 dosis ke-2,” ujarnya.

Dikatakan Dewi, tingginya capaian vaksinasi dosis ke-2 yang mencapai 100% menunjukkan dukungan dari manajemen MOTL dalam menyukseskan program pemerintah.

“Keberhasilan pelaksanaan vaksinasi untuk menciptakan penerapan protokol kesehatan (MOTL /Mengupeh) telah dilakukan sesuai dengan aturan yang ditetapkan oleh pemerintah selain vaksinasi,” ujarnya.

MontD’Or Oil Tungkal Ltd juga ikut berpartisipasi dalam vaksinasi bersama DMI yang diinisiasi oleh SKK Migas, dengan mekanisme sharing dengan SKK Migas Pusat.

Agustiar Hamdani, Formalities & PR Jindi South Jambi B Co., Ltd mengatakan pihaknya mempercepat proses vaksinasi lengkap terhadap karyawan, dan sejauh ini sudah dilakukan dengan lancar. Jindi juga bekerjasama dengan satgas Covid-19 tingkat kecamatan dalam vaksinasi.

“Jindi memberikan bantuan riil kepada satgas Covid-19 kabupaten berupa transportasi yang digunakan untuk program Covid-19 secara umum dan vaksinasi secara khusus,” ujarnya.

Sementara itu, Arif Hari Suseno, Field Manager Jabung PetroChina International Jabung Ltd mengatakan PetroChina telah mengadakan berbagai kegiatan vaksinasi Covid-19 massal, baik bagi seluruh pekerja maupun bagi masyarakat Jambi secara luas.



Vaksinasi ini dilakukan melalui kerja sama dengan berbagai instansi, termasuk kantor-kantor. Dinas kesehatan, beberapa rumah sakit, dan puskesmas di wilayah Provinsi Jambi, juga dengan Kodim 0419/Tanjung Jabung dan Dewan Masjid Indonesia.

“Vaksinasi massal ini adalah bagian dari keikutsertaan PetroChina dalam kerjasama kemanusiaan antara berbagai pihak untuk melindungi masyarakat, menjamin kesehatan bersama serta mengakhiri pandemi Covid-19,” ujar Arif.

Selain vaksinasi, PetroChina juga memberi bantuan alat pelindung diri (APD) dan pelatihan bagi para pekerja medis, bantuan sembako bagi masyarakat, dan webinar tentang Covid-19 untuk memberikan informasi seputar pandemi kepada para pemangku kepentingan.

Dikatakan Arif, PetroChina juga telah menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa penyediaan tabung oksigen dan regulatornya untuk penanganan Covid-19. Bantuan ini disalurkan lewat berbagai institusi pemerintah, termasuk TNI AD, TNI AL, Polri, dan Dinas Kesehatan.

“PetroChina telah memfasilitasi banyak kegiatan vaksinasi di berbagai kota dan kabupaten di lingkup Provinsi Jambi. Ini adalah wujud dukungan penuh PetroChina terhadap program vaksinasi pemerintah Indonesia sebagai salah satu usaha mengakhiri pandemi Covid-19,” tandasnya.

Health Assistant Manager Pertamina Hulu Rokan Region 1 Zona 1 Jambi Field, Ahmad Fuad mengatakan PHR menyelenggarakan vaksinasi untuk seluruh pekerja, mitra kerja, serta keluarga di seluruh wilayah kerja zona 1, melalui vaksin gotong royong yang diadakan sendiri maupun vaksin program pemerintah melalui kerja sama dengan puskesmas dan stakeholder.

Vaksinasi massal dilakukan 7 kali, 5 di antaranya menggunakan vaksin gotong royong, 2 lainnya menggunakan vaksin program pemerintah.

“Vaksinasi kepada masyarakat umum masih dibuka hingga hari ini dan dilaksanakan setiap hari kerja di RS Pertamina Baiturrahim Jambi,” ujarnya. (*)

Dikunjungi KSAD, Kapolri Pastikan Sinergitas TNI-Polri Dioptimalkan Hadapi Segala Bentuk Ancaman


FOKUSJAMBI.COM, JAKARTA -
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman bersilahturahmi dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (1/12/2021). 


Dalam pertemuan itu mereka membahas soal sinergitas dan soliditas TNI-Polri adalah harga mati dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta mengawal seluruh kebijakan Pemerintah. 


"Baru saja saya mendapatkan kunjungan dari bapak KSAD.  Tentunya banyak hal kita diskusikan khususnya bagaimana menjaga sinergitas dan soliditas antara TNI dan Polri di dalam melaksanakan tugas di lapangan," kata Sigit.


Menurut mantan Kapolda Banten ini, sinergitas dan soliditas TNI-Polri adalah kunci untuk menghadapi segala bentuk ancaman dan tantangan yang akan dihadapi oleh Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). 


"Baik terkait tugas dalam melaksanakan kegiatan yang sifatnya menghadapi ancaman terhadap situasi kamtibmas. Dan tentunya bagaimana kita bersinergi dalam melaksanakan tugas dalam menjaga dan mengawal kebijakan Pemerintah," ujar eks Kabareskrim Polri ini. 


Oleh karena itu, Sigit menekankan bahwa, kedepannya sinergitas dan soliditas TNI-Polri yang sudah berjalan baik selama ini, akan kembali dioptimalkan demi kepentingan Negara dan Bangsa Indonesia. 


"Dan kita sepakat bahwa sinergitas dan soliditas yang telah terjalin selama ini akan semakin kita optimalkan dalam pelaksanaan tugas mendatang," ucap Sigit.


Sementara itu, KSAD Jenderal Dudung menegaskan bahwa, selama ini sinergitas dan soliditas TNI-Polri tidak pernah padam. Menurutnya, personel TNI dan Polisi harus selalu hadir di tengah masyarakat. 


"Saya sampaikan kepada para Pangdam pada saat saya entry briefing apapun situasinya dan apapun bentuknya TNI harus hadir di tengah masyarakat bersama Polisi. Disitu harus menjadi bagian dari solusi," kata Dudung usai bersilahturahmi dengan Kapolri. 


Dudung menekankan, TNI-Polri harus bergerak cepat dalam menghadapi segala bentuk ancaman yang ada. Apalagi, di tengah Pandemi Covid-19 dewasa ini. 


"Jangan menunggu waktu, karena ini kita dukung program Pemerintah bagaimana pascaCovid-19 luar biasa. Masyarakat sangat menantikan bagaimana pemulihan perekonomian," ujar Dudung.


Sebagai KSAD, Dudung telah meminta kepada Pangdam jajaran untuk terus bersinergi dengan kepolisian dalam setiap kegiatan terkait memulihkan pertumbuhan ekonomi di tengah Pandemi Covid-19 dan menjaga keamanan serta keutuhan Negara Indonesia. 


"Dan kedepan saya dengan kepolisian akan selalu bersinergi  dan soliditas tetap kita jaga dimana pun berada adalah kepentingan rakyat. Saya sampaikan bahwa jajaran TNI-AD kalian harus dicintai dan disayangi rakyat, tetapi yang lebih hebat lagi kalian harus mencintai rakyatnya," tutup Dudung.(*)

Polda Jambi Berikan Penghargaan Insentif Nakes Terhadap Civitas Akademika Kesehatan


FOKUSJAMBI.COM, JAMBI – Polda Jambi melalui Wakapolda Jambi Brigjen Pol Drs Yudawan R, SH, MH didampingi Irwasda Kombes Pol Drs. Dwi Gunawan, MM memberikan Penghargaan dan Insentif Nakes terhadap Civitas Akademika Kesehatan di Lobi Utama Polda Jambi, Kamis (28/10/21).


Dalam sambutan Kapolda Jambi Irjen Pol A Rachmad Wibowo SIK yang dibacakan oleh Wakapolda Jambi menyampaikan bahwa Kecepatan Vaksinasi saat ini berkendala pada kekurangan vaksin, karakter masyarakat yang belum ingin di Vaksin dan kita saat ini di wilayah masih kekurangan untuk Vaksinatornya.


“Kita tidak mempunyai kekuatan tanpa kerelaan bapak-ibu sekalian yang mempunyai Vaksinator yang dapat membantu kegiatan Vaksinasi di Provinsi  Jambi, Kami atas nama Intitusi Polda Jambi sangat berterima kasih kepada Nakes yang membantu kami dari awal diadakan Vaksinasi hingga saat ini,” ucap Brigjen Pol Yudawan.


Wakapolda Jambi menyebutkan bahwa saat ini vaksinasi di Provinsi Jambi belum mencapai target, maka dari itu Polda Jambi berencana mengadakan kegiatan Vaksinasi di Pelosok Desa dan akan mengundang para nakes untuk bersama sama untuk menjangkau masyarakat di pelosok desa untuk mendapatkan Vaksinasi.


“ Semoga kerjasama ini semakin membuat kita semakin semangat untuk melaksanakan Vaksinasi dalam memutus mata rantai Covid-19,” Tandas Wakapolda Jambi.


Dalam acara pemberian Penghargaan dan Insentif Nakes tersebut tampak hadir Pejabat Utama Polda Jambi, Dekan Fakultas Kedokteran Ilmu Kesehatan Dr. Dr. Humaryanto. SP. OT. M.kes., Rektor Universitas Adiwangsa sdr. Seno Aji, S.P.D, M. Eng. Prac., Ketua Stikes Baiturrahim Dr. Filius Candra M.M., Wadir I Akbid Budi Mulya sdri. Yuliana Saputrianti, S.T.R, kes, M.kep., Perwakilan Nakes Stikes Baitulrahim dan Perwakilan Universitas Kedokteran Unja.(*)

Kapolda Jambi dampingi Kakorlantas Polri Resmikan Mako Ditpolairud Polda Jambi


FOKUSJAMBI.COM, JAMBI –
Usai melaksanakan Upacara peringatan secara virtual bersama Kapolri, Kakorlantas Polri Irjen Pol Firman Shantyabudi bersama Kapolda Jambi Irjen Pol A Rachmad Wibowo meresmikan Mako Ditpolairud Polda Jambi, Rabu (1/12/2021).


Peresmian Mako Ditpolairud Polda Jambi ini ditandai dengan acara Pemotongan pita yang disaksikan oleh Waasops Kasad Bidang Siapsat Brigjen TNI Rifki, Danrem 042 Gapu Brigjen TNI M. Zulkifli, Ketua Bhayangkari daerah Jambi Ny. Evi Rachmad Wibowo, Wakil Ketua DPRD Jambi,  Wakapolda Jambi Brigjen Pol Yudawan Roswinarso serta PJU Polda Jambi, Kapolres Jajaran, Bea Cukai, Komunitas Perairan dan tamu undangan lainnya.


Usai menandatangani prasasti pembangunan Mako dan Mushola, Kapolda Jambi Irjen Pol A Rachmad Wibowo dalam sambutannya mengatakan Ditpolairud Polda Jambi saat ini sangat membanggakan dibawah pimpinan Dirpolairud Polda Jambi Kombes Pol Parhorian Lumban Gaol banyak sekali karya yang telah dibuat.


“Saya mohon kepada Bapak Dirpolairud, ini dipertahankan dan terus ditingkatkan kalau kita melihat satu kesatuan sebagai pimpinan tentunya kita melihat yang pertama kali adalah markas komandonya. Kalo markas komandonya tertib dan rapi, wajah personelnya jadi ceria dan bersemangat. Saya melihat pimpinan bisa menyentuh dan memimpin seluruh personelnya dengan baik. Hal baik harus bisa ditiru oleh satker lain,” ujarnya.


Kapolda berpesan kepada seluruh jajaran Ditpolairud Polda Jambi untuk selalu meningkatkan iman dan takwa sebab itulah sebagai basic integritas yang menentukan bagaimana  bertindak lanjut dalam berkarya sehari-hari  dalam melaksanakan tugas sebagai anggota Polri di bidang keamanan.


“Sekali lagi saya mengucapkan selamat ulang tahun Polairud yang ke-71 dengan doa semoga seluruh staf anggota Bhayangkari dan keluarga besar Direktorat Polairud Polda Jambi senantiasa sehat selalu dalam lindungan Tuhan dan dimudahkan dalam melaksanakan tugas,” tandasnya.


Dalam perayaan Syukuran HUT ke-71 Ditpolairud Polda Jambi ini juga dilakukan pemotongan tumpeng  oleh Kapolda Jambi dan Ibu Ketua Bhayangkari Daerah Jambi Ny Evi Rachmad Wibowo yang diberikan kepada sesepuh Polairud Polda Jambi.(*)

Monday, 29 November 2021

Optimistis SKK Migas Sumbagsel Dukung Capaian Visi 1 Juta BOPD


FOKUSJAMBI.COM - Meski terjadi pandemi covid-19 yang hingga kini belum juga usai, namun tidak menyurutkan optimistis Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) untuk mendukung visi mencapai produksi 1 juta BOPD dan 12 BSCFD pada tahun 2030.

“Kita tetap otimis dalam mendukung capaian target produksi 1 juta BOPD Minyak dan 12 BSCFD Gas pada tahun 2030,” papar Kepala Departemen Humas SKK Migas Sumbagsel, Andi Arie Pangeran.

Menurutnya, optimistis tersebut didukung semangat semua KKKS di bawah koordinasi SKK Migas Sumbagsel.

“Kita memiliki strategi untuk terus meningkatkan produksi di tengah pandemi saat ini. Kita melihat bagaimana SKK Migas mencapai target yang ditetapkan pemerintah di tahun 2030 melalui kegiatan yang telah dilakukan selama beberapa tahun terakhir atau fokus di tahun ini,” bebernya.

SKK Migas membutuhkan bantuan dari local partner atau stakeholder sehingga bisa memenuhi kerangka-kerangka yang sudah ditetapkan pemerintah untuk SKK Migas dan KKKS di wilayah Sumbagsel khususnya Jambi untuk mencapai target produksi yang sudah ditetapkan.

“Tentunya kalau kita mengandalkan produksi yang sekarang, produksi akan di-cleaning, tapi kalau kita menghajar dengan eksplorasi, tentunya akan menemukan cadangan-cadangan baru sehingga nanti diharapkan ada temuan cadangan besar yang bisa membantu pemerintah melakukan pemunuhan energi untuk ketahanan energi nasional,” tandas pria yang akrab disapa Aap.

Sementara itu, Arif Hari Suseno, Field Manager Jabung PetroChina International Jabung Ltd mengatakan, PetroChina sangat mendukung target pemerintah untuk mencapai produksi 1 juta BOPD dan 12 BSCFD pada tahun 2030 melalui upaya-upaya di bidang eksplorasi, produksi, dan lainnya.

Pada Agustus 2021, SKK Migas meresmikan proyek West Betara (WB) Non-Associated gas (NAG) Compression and Condensate Pumping System di Blok Jabung. Selain berdampak positif dalam upaya mempertahankan dan meningkatkan produksi gas di Blok Jabung, keberhasilan proyek ini juga mendukung produksi gas nasional.

Selain itu, kata Arif, dengan menerapkan teknologi Gas Lift Pack Off (GLPO), PetroChina juga berhasil mengaktifkan kembali sumur Marmo-1 dan sumur-sumur lainnya. Keberhasilan ini memberikan dampak yang baik pastinya pada kontribusi peningkatan produksi PCJL dan nasional.

“Melalui penerapan berbagai teknologi yang ada di wilayah kerja serta kapasitas sumber daya manusia yang optimal, PetroChina siap mendukung target pemerintah untuk meningkatkan produksi minyak dan gas bumi nasional,” ujarnya.

Ke depan Petrochina akan berkomitmen penuh dalam pengembangan lapangan-lapangan yang belum dikembangkan dalam upaya untuk mempertahankan dan meningkatkan produksi minyak dan gas.

Arif mengatakan pencapaian target produksi 1 juta BOPD dan 12 BSCFD pada tahun 2030 diharapkan dapat mendukung ketahanan energi nasional Indonesia. PetroChina mendukung penuh upaya pemerintah Indonesia untuk mewujudkan ketahanan energi nasional tersebut.

Di saat pandemi Covid-19, PetroChina telah melakukan berbagai upaya untuk mempertahankan tingkat produksi. Melalui penerapan protokol kesehatan yang ketat di wilayah kerja perusahaan serta penyesuaian jadwal rotasi dan jumlah pekerja lapangan, PetroChina dapat tetap mempertahankan kelancaran operasi harian di wilayah operasi.

“Hal ini tentunya dapat berjalan dengan dukungan penuh dari seluruh pekerja PetroChina serta berbagai mitra perusahaan,” tandasnya.

Hermansyah, Jambi Field Manager Pertamina Hulu Rokan Region 1 Zona 1 mengatakan, salah satu upaya memperoleh cadangan migas baru melalui kegiatan ekplorasi.

Kegiatan eksplorasi adalah tahap awal dari seluruh rangkaian kegiatan hulu migas dimana secara umum, aktivitas eksplorasi meliputi studi geologi, studi geofisika, survei seismik, dan pengeboran eksplorasi.

Dalam upaya menuju visi 1 Juta BOPD minyak dan 12 miliar kaki kubik gas di tahun 2030, Pertamina Hulu Rokan Regional 1 terus melakukan eksplorasi migas, salah satunya di Field Jambi melalui pemboran eksplorasi Sumur SGET-A yang rencananya pemboran sumur tersebut akan dilaksanakan di akhir tahun 2021 yang diharapkan dapat menambah cadangan migas baru di PHR Zona 1 Field Jambi pada khususnya dan Pertamina pada umumnya.

“Selain kegiatan eksplorasi, PHR Zona 1 Field Jambi terus berupaya meningkatkan produksi minyak melalui beberapa kegiatan, di antaranya pemboran eksploitasi, workover, dan well service (perawatan sumur),” ujarnya.

Di tahun 2021, kata Hermansyah, telah dilakukan pemboran sumur TPN-219 (Produksi awal 430 bopd), PPS-04 (produksi awal 250 bopd) serta workover sumur SKB-01 (produksi awal 200 bopd) dan tentunya upaya mempertahankan decline produksi eksisting melalui kegiatan perawatan sumur.

“Rencana Kerja Sumur berupa pemboran, workover, well intervention dan well service akan terus berlanjut di tahun-tahun berikutnya,” tegasnya.

Jika target di tahun 2030 tercapat, kata Hermansyah, banyak keuntungan yang bisa didapat. Bagi pemerintah, bisa meningkatkan ketahanan energi nasional dan mengurangi ketergantungan impor minyak dan menghemat cadangan devisa

“Bagi masyarakat, terjaminnya ketersediaan bahan bakar minyak dan harga BBM lebih murah,” ujarnya.

Di masa pandemi Covid-19, PHR menjaga dan melindungi pekerja dari paparan Covid-19 melalui pengaturan kerja WFO-WFH, penambahan kontrol masuk sesuai persyaratan medis, meningkatkan imunitas pekerja, mitra, dan keluarga melalui vaksinasi, seminar kesehatan, pembagian obat dan vitamin. Lainnya, adaptif terhadap kondisi pandemi melalui pemanfaatan teknologi (virtual meeting), medic clearance protocol.

“Melaksanakan dan memonitor Rencana Kerja RKAP dan WP&B dengan sinergi dan koordinasi intens antara SKK Migas dan KKKS serta menjaga kehandalan fasilitas produksi sehingga tercapai operation excellence di Field Jambi,” tandasnya.

Agustiar Hamdani, Formalities & PR Jindi South Jambi B Co Ltd mengatakan, upaya yang mereka lakukan menuju visi 1 juta BOPD minyak dan 12 miliar kaki kubik gas tahun 2030 yakni berhasil melakukan reaktivasi Gas Plant yang berada di Teluk Rendah.

Lainnya, terus melakukan kegiatan eksplorasi berupa pencarian potensi Migas dengan melakukan pengeboran sumur-sumur eksplorasi serta melakukan studi G&G, melakukan berbagai upaya peningkatan produksi terhadap sumur-sumur existing.

“Membangun infrastruktur Jalur Pipa Gas baru yang menghubungkan sumur-sumur produksi ke Gas Plant untuk mengalirkan gas pada sumur tersebut dan pengembangan kegiatan eksplorasi ke daerah lainnya di dalam wilayah kerja KKKS,” ujar Agus.

Jika target tersebut tercapai, kata Agus, maka kebergantungan sektor energi terhadap pihak lain menjadi semakin kecil, pendapatan negara dan daerah akan semakin bertambah, dan industri ini bisa semakin bermanfaat bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

Sejauh ini strategi yang dilakukan mempertahankan produksi di tengah pandemi covid-19 di antaranya eksplorasi dan produksi tetap berjalan dengan menerapkan prokes yang ketat sesuai dengan regulasi yang dikeluarkan oleh pemerintah.

Hal yang tidak jauh berbeda dilakukan Repsol Sakakemang BV. Saat ini Repsol sedang tahap mengembangkan lapangan Sakakemang dengan target memproduksikan gas pada tahun 2024. Repsol juga sedang melakukan seismik di Wilayah Kerja South East Jambi untuk menelaah potensi migas di area tersebut.

Dengan tercapainya target produksi 1 juta barel, maka kemandirian energi bagi bangsa Indonesia dengan tersedianya sumber energi yang dihasilkan di dalam negeri untuk menunjang kegiatan perekenomian dan pembangunan bangsa.

Strategi yang dilakukan SKK Migas dan KKKS tetap bekerja sama untuk mengoptimalkan dan menahan laju penurunan produksi di lapangan yang sudah ada, serta tetap berinvestasi secara hati-hati dengan melaksanakan eksplorasi di wilayah migas potensial.

Public Relation & Government Relation MOTL, Dewi Ratna Ningrum menyampaikan, Eksplorasi yang agresif menuju visi 1 juta BOPD minyak dan 12 miliar kaki kubik gas tahun 2030, MOTL merencanakan akan melakukan pengeboran sumur dan pengembangan sebanyak 2 Sumur di Lapangan Mangupeh dan 2 Sumur di Lapangan Pematang Lantih.

“Program ini akan dilaksanakan di tahun 2021 untuk 1 Sumur, dan di tahun 2022 untuk 3 sumur. MOTL juga tetap melakukan Perawatan pada sumur-sumur lama, dengan melakukan pekerjaan service pada tiap sumur untuk mempertahan kan produksi di lapangan MGH yang telah beroperasi selama kurang lebih 17 tahun,” jelas Dewi.(*)

Sunday, 28 November 2021

Kapolda Jambi Terima Puluhan Pucuk Senpi dari Warga Suku Anak Dalam


FOKUSJAMBI.COM, JAMBI
- Kapolda Jambi Irjen Pol Albertus Rachmad Wibowo menerima puluhan senjata api (senpi) laras panjang jenis kecepek milik warga suku anak dalam (SAD) Pasir Putih, Dusun Dwi Karya Bhakti, Kecamatan Pelepat dan masyarakat Kabupaten Bungo, Jambi di halaman Mapolres Bungo, Jambi, Sabtu (27/11/2021).

Penyerahan secara sukarela senjata rakitan yang biasa digunakan untuk memburu hewan di hutan oleh warga orang rimba tersebut, diserahkan langsung oleh Temenggung Badai selaku Ketua SAD.


Sedangkan untuk senpi rakitan warga Dusun Peninjau diserahkan Rio (Kades) Peninjau Afrizal dan senpi rakitan warga Dusun Pelayang, diserahkan oleh Camat Bathin II, Pelayang.

“Silakan Pak Kapolda, diambil! Kelompok kami semakin sadar. Kami sudah dan akan berburu pakai tombak dan membawa anjing untuk berburu. Tidak pakai kecepek lagi,” ungkap Tumengung Badai meyakinkan Kapolda Jambi.

“Terima kasih Pak Tumenggung. Saya minta tolong jangan menggunakan kecepek lagi untuk berburu. Kalau masih ada warga kita memiliki tolong serahkan kepada Kapolres ya,” tegas Rachmad berharap.

Kapolda sangat mengapresiasi dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat kabupaten Bungo umumnya dan khususnya masyarakat suku anak dalam Dusun Dwi Karya Bhakti.

“Terimakasih kami ucapkan kepada suku anak dalam khususnya dan umumnya warga masyarakat Kabupaten Bungo, yang dengan secara kesadarannya sendiri mau menyerahkan pucuk senjata api langsung,” ujarnya.

Dihadapan sejumlah perwakilan Orang Rimba dan masyarakat yang hadir saat acara penyerahan, Kapolda mengatakan, senjata api jenis kecepek tergolong senjata berbahaya terhadap keselamatan nyawa manusia.

“Di Bungo sendiri pun, ada yang sudah menjadi korban. Saya meminta anggota terus memberi penyadaran hukum soal ini, dan sekaligus masyarakat, termasuk saudara kita dari kelompok SAD paham dan sadar. Sehingga tercipta situasi aman dan kondusif,” beber Rachmad.


Daerah

Politik

© Copyright 2019 Fokus Jambi | Media Online Masyarakat Jambi | All Right Reserved