9 Rumah Ludes Terbakar, Sebanyak 42 Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal Di Legok - Fokus Jambi | Media Online Masyarakat Jambi

Saturday, 24 October 2020

9 Rumah Ludes Terbakar, Sebanyak 42 Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal Di Legok

9 Rumah Ludes Terbakar, Sebanyak 42 Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal Di Legok


FOKUSJAMBI.COM, JAMBI - Diduga korsleting arus listrik, sembilan rumah, yang berada di kawasan padat penduduk, Lorong Flamboyan, RT 15, Legok, Danau Sipin, ludes dilalap sijago merah, Sabtu (24/10/2020) pukul 15.10 WIB.


Akibatnya kebakaran itu, sebanyak 42 jiwa, harus kehilangan tempat tinggal, akibat keganasan api.


Menurut keterangan saksi, Arifin, sebelum insiden kebakaran terjadi, aliran listrik, dikawasan tersebut, padam sejak pagi, sekira kurang lebih pukul 10.00 WIB.


Kemudian embali menyala, pada pukul 15.10 WIB. Pada saat bersamaan, dirinya dan warga mendengar suara ledakan, dari satu diantara rumah.


Lalu tidak berselang lama setelah suara ledakan, api langsung membesar dan melahap rumah yang berlantai dua, hingga menjalar ke rumah yang lainnya.


"Ada ledakan dari meteran lantai 2 rumah, gak berapa lama, api langsung membesar," kata Arifin, saat ditemui di lokasi kebakaran, Sabtu (24/10/2020) sore.


Sejumlah warga berusaha memadamkan api, dengan alat seadanya, nahas, ganasnya api tidak dapat dikendalikan.


Beruntung, dengan mengerahkan 8 armada dan sekira kurang lebih 50 personil, pihak Pemadam Kebakaran kota Jambi langsung turun ke lokasi.


Proses pemadaman api berlangsung dramatis, meski dengan lorong yang sempit, warga dan petugas berjibaku, memadamkan api.


Sebagian warga tampak memadamkan api dengan alat seadanya, hingga akhirnya api  berhasil dipadamkan, sekira pukul 17.00 WIB, setelah berjibaku sekira kurang lebih 2 jam.


"Jadi memang, sejak pagi listrik sudah padam, pas menyala, secara tiba-tiba langsung ada ledakan dan disertai api," kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran, Feriadi, saat ditemui, usai memadamkan api.


Feriadi mengatakan, sempitnya akses ke lokasi, dan padatnya perumahan penduduk, mempersulit timnya, untuk melakukan pemadaman api.


"Jadi aksesnya memang sempit dan sangat ramai serta dihimpit ruko, sehingga kita mengalami sedikit kendala," paparnya.


Di lokasi, ratusan warga dan pengguna jalan yang melihat insiden kebakaran tersebut, sempat memperlambat aramada pemadam kebakaran, masuk ke lokasi.


Beruntung, tidak ada korban jiwa akibat kejadian tersebut, namun kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. 

Berita Terkait

Semua Berita

© Copyright 2019 Fokus Jambi | Media Online Masyarakat Jambi | All Right Reserved