PPA Kota Jambi Pulihkan Psikis 8 Korban Prostitusi Anak di Bawah Umur - Fokus Jambi | Media Online Masyarakat Jambi

Thursday, 6 January 2022

PPA Kota Jambi Pulihkan Psikis 8 Korban Prostitusi Anak di Bawah Umur

PPA Kota Jambi Pulihkan Psikis 8 Korban Prostitusi Anak di Bawah Umur


FOKUSJAMBI.COM, JAMBI-
UPTD Pelindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kota Jambi mengambil peran untuk menangani dan memulihkan psikologi sebanyak 8 orang korban prostitusi anak di bawah umur yang dilakukan pengusaha tempat hiburan malam di Jakarta.


Satu orang korban diantaranya berusia 18 tahun, sedangkan 7 orang lainnya tergolong remaja yang usianya dimulai dari 13 tahun. 


Kepala UPTD PPA Kota Jambi, Rosa Rosilawati saat dimintai keterangannya menyampaikan bahwa, pihaknya sedang membantu memulihkan psikis para korban tersebut, dengan mengerahkan seorang psikolog. 


Setelah bertemu korban, diketahui ada yang malu untuk bersekolah kembali. Sehingga UPTD PPA Kota Jambi turut membantu mencarikan sekolah yang baru, sembari memulihkan psikisnya. 


"Ada yang sudah malu masuk sekolah. Kami upayakan agara dia dapat melanjutkan sekolahnya," katanya, pada Kamis (6/1). 


Rosa menyebutkan, ada sebanyak 2 orang anak kini berada di Balai Alyatama Jambi. Kondisi psikis mereka berangsur-angsur membaik. 


"Sampai mereka sudah bisa sekolah. Kalau sekarang, perkembangannya bagus. Yang lainnya mungkin seperti itu dititipkan di Balai Alyatama," sebutnya


Rosa juga menyampaikan, untuk 4 orang sudah diperiksa kesehatannya. Tidak ditemukan gejala HIV/AID dan penyakit kanker. 


"Diperiksa kerena sebelumnya bersama dengan orang yang rawan mengidap penyakit itu. Alhamdulillah negatif semua," sampainya.


Sebagian besar korban ini, ucap Rosa, dari latar belakang keluarganya tergolong broken home. Ia menduga sang anak bisa menjadi korban, juga karena pengaruh media sosial, dan pembelajaran daring yang membuat mereka memiliki banyak waktu. 


Para anak itu diimingi mendapatkan uang yang banyak. Karena pemikirannya belum matang, mereka kena rayuan untuk dibawa ke Jakarta dan bertemu Sudin, pengusaha tempat hiburan malam itu. 


"Diimingi mendapatkan uang besar. Ya namanya anak belum berpikiran matang. Ada juga yang dikenalkan di sana. Karena tidak punya ongkos terpaksa melakukannya," ucapnya


Maka dari itu, UPTD PPA Kota Jambi mengani kasus ini sejak akhir November tahun 2021. Secara berangsur-angsur korban yang dibantu pemulihan psikisnya, bertambah hingga 8 orang. (nur).

Berita Terkait

Semua Berita

© Copyright 2019 Fokus Jambi | Media Online Masyarakat Jambi | All Right Reserved